Jumat, 21 Oktober 2016

Resensi Buku Non-fiksi “Ternyata Puasa dan Sholat Sunnah Dapat Mempercepat Kesuksesan”




Identitas buku :


Penulis : Ceceng Salamuddin, M.Ag
Penerbit : Ruang kata
Tahun Terbit : 2012
Tebal Buku : 217 Halaman
Desain Sampul : Shape

Pembukaan :

Buku yang berjudul “Ternyata Sholat Sunnah dan Puasa Sunnah Dapat Mempercepat Kesuksesan” ini ditulis oleh Ceceng Salamuddin, M.Ag yang berasal dari Bandung. Penulis bertujuan untuk memotivasi para pengamal shalat dan puasa sunnah dengan harapan akan menjadi hamba yang sukses dunia akhirat. Dengan melaksanakan hal sunnah jelas akan berbeda dengan orang yang lainnya. Keajaiban akan datang dalam hidup dari arah yang tidak disangka-sangka.

Ringkasan Isi Buku :

Buku ini membahas tentang amala-amalan sunah yang jarang diperhatikan oleh ramai orang akan manfaat dan kegunaannya, terutama shalat dan puasa sunah yang notabene memiliki keutamaan yang sangat besar. Salah satunya ialah dapat mengangkat derajat dan menghapuskan kesalahan, sebagaimana sabda Rasulullah saw, “Hendaklah kalian banyak bersujud. Sesungguhnya apabila kalian bersujud kepada Allah sekali saja, akan Allah angkat derajat kalian dan akan Allah hapuskan satu kesalahan kalian.” (HR Muslim). Dalam satu rakaat shalat saja sudah terdapat dua kali sujud. Bagaimana jika kita melakukannya 20 rakaat lebih?

Penulis membahagi pembahasan buku ini ke dalam lima bab. Bab pertama menjelaskan rahasia di balik puasa dan sholat sunnah, yaitu semakin banyak shalat seseorang, maka semakin tinggi pula derajatnya dan semakin banyak yang terhapus kesalahannya. Semakin tinggi derajat seorang mukmin maka semakin dicintai Allah dan makhluk-Nya. Kecintaan-Nya akan membuahkan hikmah yang sangat besar bagi hidup seseorang. Jika ia meminta kepada-Nya, Allah akan mengabulkannya sehingga kesuksesan akan mudah diraih dengan cepat. Di dalam satu hadits qudsi, Allah SWT berfirman:

“…Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunah sehingga Aku mencintainya. Apabila Aku mencintainya, Aku akan menjadi pendengarannya yang dengannya ia mendengar, menjadi penglihatannya yang dengannya ia melihat, menjadi tangannya yang dengannya ia memukul, dan menjadi kakinya yang dengannya ia berjalan. Apabila ia meminta, pasti akan Aku berikan. Apabila ia meminta perlindungan, pasti Aku beri perlindungan….” (HR Bukhari).


Bab kedua, tentang kedahsyatan dan keutamaan shalat sunah. Jika kita sudah dapat meraih cinta Allah, hidup akan bahagia dengan kenikmatan yang mungkin saja tidak pernah terbayangkan oleh mereka yang awam dalam ibadah. Kenikmatan yang mampu dirasakan secara zhahir dan batin, materil dan spiritual. Anda tidak perlu bersusah payah mengejar kesuksesan, karena kesuksesan akan menghampiri Anda dengan sendirinya. Pasalnya, karena Anda telah bersama Allah, sehingga apa yang diharapkan akan terwujud dengan cepat sesuai kehendak-Nya.


Bab ketiga, tata cara dan doa shalat sunah. Dalam pembahasan ini semua solat sunnah beserta doanya disajikan secara lengkap dan detail beserta tujuan dari sholat tersebut.
Bab keempat, mengenai kedahsyatan dan keutamaan puasa sunah. Dalam pembahasan ini sangat berkaitan dengan pembahasan bab terakhir mengenai kedahsyatan dan keistimewaan yang ditemukan dan diuraikan dari setiap kisah-kisah para pengamal sunah yang dapat diambil hikmahnya dan dijadikan ikon bagi yang membaca.

Selain itu, penulis juga melengkapinya dengan doa-doa ampuh meraih sukses dari Al-Qur`an dan hadits serta kalender puasa sunah 2013—2015.


Bagaimana jika kita ingin mendapatkan jodoh terbaik, keturunan shaleh, rezeki berlimpah, karier cemerlang,  usaha berkembang, kesehatan lahir batin, cita-cita terwujud, dan mati dalam keadaan orang beriman juga disinggung dalam pembahasan buku ini.

Kelebihan :

Buku ini mempunyai banyak kelebihan karena dari segi pembahasan materi, dijelaskan dengan sangat detail dan terstruktur sehingga pembaca dapat lebih mudah untuk memahami apa yang ingin disampaikan penulis. Buku ini juga menampilkan kisah-kisah inspiratif dari berbagai tokoh yang dapat menginspirasi si pembaca. Tata cara solat dan puasa sunah juga dibahas dalam buku ini sehingga pembaca dapat dengan mudah melaksanakan sholat tanpa ragu-ragu dalam tata cara yang benar.


Kelemahan :

Buku ini kurang menarik dalam penyajiannya dan jenis kertas yang digunakan juga tidak menarik sehingga semangat pembaca untuk membaca buku tersebut menjadi turun.


Saran :

Sebaiknya buku ini disajikan dengan tampilan yang lebih menarik dan diselingi dengan intermezo sehingga pembaca lebih tertarik dan bersemangat untuk membaca buku tersebut.

Kamis, 20 Oktober 2016

Perbedaan UUD 1945 Sebelum & Sesudah Amandemen

PENDAHULUAN

Negara adalah suatu organisasi yang meliputi wilayah, sejumlah rakyat, dan mempunyai kekuasaan berdaulat. Setiap negara memiliki sistem politik (political system) yaitu pola mekanisme atau pelaksanaan kekuasaan. Sedang kekuasaan adalah hak dan kewenangan serta tanggung jawab untuk mengelola tugas tertentu. Pengelolaan suatu negara inilah yang disebut dengan sistem ketatanegaraan.
Sistem ketatanegaraan dipelajari di dalam ilmu politik. Menurut Miriam Budiardjo (1972), politik adalah bermacam-macam kegiatan dalam suatu negara yang menyangkut proses menentukan tujuan-tujuan dari negara itu dan melaksanakan tujuan-tujuan tersebut. Untuk itu, di suatu negara terdapat kebijakan-kebijakan umum (public polocies) yang menyangkut pengaturan dan pembagian atau alokasi kekuasaan dan sumber-sumber yang ada.

Di Indonesia pengaturan sistem ketatanegaraan diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang atau Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden, dan Peraturan Daerah. Sedangkan kewenangan kekuasaan berada di tingkat nasional sampai kelompok masyarakat terendah yang meliputi MPR, DPR, Presiden dan Wakil Presiden, Menteri, MA, MK, BPK, DPA, Gubernur, Bupati/ Walikota, sampai tingkat RT.
Lembaga-lembaga yang berkuasa ini berfungsi sebagai perwakilan dari suara dan tangan rakyat, sebab Indonesia menganut sistem demokrasi. Dalam sistem demokrasi, pemilik kekuasaan tertinggi dalam negara adalah rakyat. Kekuasaan bahkan diidealkan penyelenggaraannya bersama-sama dengan rakyat.

Pada kurun waktu tahun 1999-2002, Undang-Undang Dasar 1945 telah mengalami empat kali perubahan (amandemen). Perubahan (amandemen) Undang-Undang Dasar 1945 ini, telah membawa implikasi terhadap sistem ketatanegaraan Indonesia. Dengan berubahnya sistem ketatanegaraan Indonesia, maka berubah pula susunan lembaga-lembaga negara yang ada.
Berikut ini akan dijelaskan sistem ketatanegaraan Indonesia sebelum dan sesudah Amandemen UUD 1945.

Sebelum Amandenen UUD 1945
Sebelum diamandemen, UUD 1945 mengatur kedudukan lembaga tertinggi dan lembaga tinggi negara, serta hubungan antar lembaga-lembaga tersebut. Undang-Undang Dasar merupakan hukum tertinggi, kemudian kedaulatan rakyat diberikan seluruhnya kepada MPR (Lembaga Tertinggi). MPR mendistribusikan kekuasaannya (distribution of power) kepada 5 Lembaga Tinggi yang sejajar kedudukannya, yaitu Mahkamah Agung (MA), Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Pertimbangan Agung (DPA) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Adapun kedudukan dan hubungan antar lembaga tertinggi dan lembaga-lembaga tinggi negara menurut UUD 1945 sebelum diamandemen, dapat diuraikan sebagai berikut:

Pembukaan UUD 1945
Bahwa sesungguhnya Kemerdekaaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan.

Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka Rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.

Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusian yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia.

Pembukaan UUD 1945 tidak dapat dirubah karena di dalam Pembukaan UUD 1945 terdapat tujuan negara dan pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia. Jika Pembukaan UUD 1945 ini dirubah, maka secara otomatis tujuan dan dasar negara pun ikut berubah.

MPR
Sebelum perubahan UUD 1945, kedudukan MPR berdasarkan UUD 1945 merupakan lembaga tertinggi negara dan sebagai pemegang dan pelaksana sepenuhnya kedaulatan rakyat. MPR diberi kekuasaan tak terbatas (Super Power). karena “kekuasaan ada di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR” dan MPR adalah “penjelmaan dari seluruh rakyat Indonesia” yang berwenang menetapkan UUD, GBHN, mengangkat presiden dan wakil presiden.

MA
Mahkamah Agung (disingkat MA) adalah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang merupakan pemegang kekuasaan kehakiman bersama-sama dengan Mahkamah Konstitusi dan bebas dari pengaruh cabang-cabang kekuasaan lainnya. Mahkamah Agung membawahi badan peradilan dalam lingkungan peradilan umum, lingkungan peradilan agama, lingkungan peradilan militer, lingkungan peradilan tata usaha negara.

BPK
Badan Pemeriksa Keuangan (disingkat BPK) adalah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang memiliki wewenang memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Menurut UUD 1945, BPK merupakan lembaga yang bebas dan mandiri.

Anggota BPK dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah, dan diresmikan oleh Presiden.

Pasal 23 ayat (5) UUD Tahun 1945 menetapkan bahwa untuk memeriksa tanggung jawab tentang Keuangan Negara diadakan suatu Badan Pemeriksa Keuangan yang peraturannya ditetapkan dengan Undang-Undang. Hasil pemeriksaan itu disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat.

· DPR
Tugas dan wewenang DPR sebelum amandemen UUD 1945 adalah memberikan persetujuan atas RUU [pasal 20 (1)], mengajukan rancangan Undang-Undang [pasal 21 (1)], Memberikan persetujuan atas PERPU [pasal 22 (2)], dan Memberikan persetujuan atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara [pasal 23 (1)].
UUD 1945 tidak menyebutkan dengan jelas bahwa DPR memiliki fungsi legislasi, fungsi anggaran dan pengawasan.

Presiden
a)Presiden memegang posisi sentral dan dominan sebagai mandataris MPR, meskipun kedudukannya tidak “neben” akan tetapi “untergeordnet”.
b) Presiden menjalankan kekuasaan pemerintahan negara tertinggi (consentration of power and responsiblity upon the president).
c)Presiden selain memegang kekuasaan eksekutif (executive power), juga memegang kekuasaan legislative (legislative power) dan kekuasaan yudikatif (judicative power).
d)Presiden mempunyai hak prerogatif yang sangat besar.
e)Tidak ada aturan mengenai batasan periode seseorang dapat menjabat sebagai presiden serta mekanisme pemberhentian presiden dalam masa jabatannya.



Sesudah Amandemen UUD 1945
Salah satu tuntutan Reformasi 1998 adalah dilakukannya perubahan (amandemen) terhadap UUD 1945. Latar belakang tuntutan perubahan UUD 1945 antara lain karena pada masa Orde Baru, kekuasaan tertinggi di tangan MPR (dan pada kenyataannya bukan di tangan rakyat), kekuasaan yang sangat besar pada Presiden, adanya pasal-pasal yang terlalu “luwes” (sehingga dapat menimbulkan mulitafsir), serta kenyataan rumusan UUD 1945 tentang semangat penyelenggara negara yang belum cukup didukung ketentuan konstitusi.

Tujuan perubahan UUD 1945 waktu itu adalah menyempurnakan aturan dasar seperti tatanan negara, kedaulatan rakyat, HAM, pembagian kekuasaan, eksistensi negara demokrasi dan negara hukum, serta hal-hal lain yang sesuai dengan perkembangan aspirasi dan kebutuhan bangsa. Perubahan UUD 1945 dengan kesepakatan diantaranya tidak mengubah Pembukaan UUD 1945, tetap mempertahankan susunan kenegaraan (staat structuur) kesatuan atau selanjutnya lebih dikenal sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta mempertegas sistem pemerintahan presidensiil.

Sistem ketatanegaraan Indonesia sesudah Amandemen UUD 1945, dapat dijelaskan sebagai berikut: Undang-Undang Dasar merupakan hukum tertinggi dimana kedaulatan berada di tangan rakyat dan dijalankan sepenuhnya menurut UUD. UUD memberikan pembagian kekuasaan (separation of power) kepada 6 lembaga negara dengan kedudukan yang sama dan sejajar, yaitu Presiden, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Mahkamah Agung (MA), dan Mahkamah Konstitusi (MK).


MPR
i. Lembaga tinggi negara sejajar kedudukannya dengan lembaga tinggi negara
laInnya seperti Presiden, DPR, DPD, MA, MK, BPK.
ii. Menghilangkan supremasi kewenangannya.
iii.Menghilangkan kewenangannya menetapkan GBHN.
iv. Menghilangkan kewenangannya mengangkat Presiden.
v. Tetap berwenang menetapkan dan mengubah UUD.
vi. Susunan keanggotaanya berubah, yaitu terdiri dari anggota Dewan Perwakilan
Rakyat dan angota Dewan Perwakilan Daerah yang dipilih secara langsung
melalui pemilu.

DPR
i. Posisi dan kewenangannya diperkuat.
ii. Mempunyai kekuasan membentuk UU (sebelumnya ada di tangan presiden sedangkan DPR hanya memberikan persetujuan saja).
iii.Proses dan mekanisme membentuk UU antara DPR dan Pemerintah.
iv. Mempertegas fungsi DPR, yaitu: fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan

DPD

i. Lembaga negara baru sebagai langkah akomodasi bagi keterwakilan kepentingan daerah dalam badan perwakilan tingkat nasional setelah ditiadakannya utusan daerah dan utusan golongan yang diangkat sebagai anggota MPR.
ii. Keberadaanya dimaksudkan untuk memperkuat kesatuan Negara Republik Indonesia.
iii. Dipilih secara langsung oleh masyarakat di daerah melalui pemilU.
iv. Mempunyai kewenangan mengajukan dan ikut membahas RUU yang berkaitan dengan otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, RUU lain yang berkait dengan kepentingan daerah.


BPK
i. Anggota BPK dipilih DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD.
ii. Berwenang mengawasi dan memeriksa pengelolaan keuangan negara (APBN) dan daerah (APBD) serta menyampaikan hasil pemeriksaan kepada DPR dan DPD dan ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.
iii. Berkedudukan di ibukota negara dan memiliki perwakilan di setiap provinsi.
iv. Mengintegrasi peran BPKP sebagai instansi pengawas internal departemen yang bersangkutan ke dalam BPK.

Presiden
i. Membatasi beberapa kekuasaan presiden dengan memperbaiki tata cara pemilihan dan pemberhentian presiden dalam masa
ii. Kekuasaan legislatif sepenuhnya diserahkan kepada DPR.
iii. Membatasi masa jabatan presiden maksimum menjadi dua periode saja.
iv. Kewenangan pengangkatan duta dan menerima duta harus memperhatikan pertimbangan DPR.
v. Kewenangan pemberian grasi, amnesti dan abolisi harus memperhatikan pertimbangan DPR.
vi. Memperbaiki syarat dan mekanisme pengangkatan calon presiden dan wakil presiden menjadi dipilih secara langsung oleh rakyat

Mahkamah Agung
i. Lembaga negara yang melakukan kekuasaan kehakiman, yaitu kekuasaan yang menyelenggarakan peradilan untuk menegakkan hukum dan keadilan [Pasal 24 ayat (1)].
ii.Berwenang mengadili pada tingkat kasasi, menguji peaturan perundang-undangan di bawah Undang-undang dan wewenang lain yang diberikan Undang-undang.
iii. Di bawahnya terdapat badan-badan peradilan dalam lingkungan Peradilan Umum, lingkungan Peradilan Agama, lingkungan Peradilan militer dan lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN).
iv. Badan-badan lain yang yang fungsinya berkaitan dengan kekuasaan kehakiman diatur dalam Undang-undang seperti : Kejaksaan, Kepolisian, Advokat/Pengacara dan lain-lain.

Mahkamah Konstitusi
i. Keberadaanya dimaksudkan sebagai penjaga kemurnian konstitusi (the guardian of the constitution).
ii. Mempunyai kewenangan: Menguji UU terhadap UUD, Memutus sengketa kewenangan antar lembaga negara, memutus pembubaran partai politik, memutus sengketa hasil pemilu dan memberikan putusan atas pendapat DPR mengenai dugaan pelanggaran oleh presiden dan atau wakil presiden menurut UUD.
iii. Hakim Konstitusi terdiri dari 9 orang yang diajukan masing-masing oleh Mahkamah Agung, DPR dan pemerintah dan ditetapkan oleh Presiden, sehingga mencerminkan perwakilan dari 3 cabang kekuasaan negara yaitu yudikatif, legislatif, dan eksekutif

Kesimpulan
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa :

1. Setelah amandemen UUD 1945 banyak perubahan terjadi, baik dalam struktur ketatanegaraan maupun perundang-undangan di Indonesia.
2. Tata urutan perundang-undangan Indonesia adalah UUD 1945, UU/ Perpu, PP, Peraturan Presiden dan Perda.
3. Lembaga-lembaga Negara menurut sistem ketatanegaraan Indonesia meliputi: MPR, Presiden, DPR, DPD, MA, MK, BPK, dan Komisi Yudisial. Lembaga pemerintahan yang bersifat khusus meliputi BI, Kejagung, TNI, dan Polri. Lembaga khusus yang bersifat independen misalnya KPU, KPK, Komnas HAM, dan lain-lain.


Refrensi:
http://abdulhafi.wordpress.com/2008/11/22/sistem-ketatanegaraan-indonesia-dan-pembelajarannya-di-sd/
http://senyumpelangi.wordpress.com/2009/09/17/lembaga-negara-sebelum-dan-sesudah-amandemen-yang-ke-4/
http://nizzarrahman.blogspot.com/2009/10/sebelum-dan-sesudah-amandemen-dewan.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Badan_Pemeriksa_Keuangan
http://id.wikipedia.org/wiki/Mahkamah_Agung_Indonesia
Intan Ispratiwi di 05.40

DEFINISI AKUN, BUKU BESAR DAN CARA MENENTUKAN NOMOR AKUN

Pengertian Akun:


Akun (account) atau perkiraan adalah suatu formulir yang digunakan sebagai tempat mencatat transaksi keuangan yang sejenis dan dapat mengubah komposisi harta, kewajiban, dan modal perusahaan. Secara umum, akun dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu :

I. akun riil (tetap) adalah akun yang dilaporkan dalam neraca, saldo akun terbawa dari satu periode ke periode berikutnya. Akun riil terdiri dari tiga kelompok, yaitu harta, kewajiban, dan modal;

II. akun nominal (sementara) adalah akun yang disajikan dalam laporan laba rugi, akun nominal terdiri dari dua kelompok, yaitu pendapatan dan beban.


Pengertian Buku Besar:

I. Buku besar merupakan kumpulan akun-akun yang digunakan untuk meringkas transaksi yang telah dicatat dalam jurnal. Buku besar juga dapat diartikan tahapan catatan terakhir dalam akuntansi (book of final entry) yang menampung ringkasan data yang sudah dikelompokkan atau diklasifikasikan yang berasal dari jurnal.

II. Buku besar (ledger) adalah sebuah buku yang berisi kumpulan akun atau perkiraan (accounts). Akun (rekening) tersebut digunakan untuk mencatat secara terpisah aktiva, kewajiban, dan ekuitas. Buku ini mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada masing-masing rekening dan pada akhir periode akan tampak saldo dari rekening-rekening tersebut. Setiap transaksi yang telah dicatat dalam jurnal akan diposting atau dipindahkan ke Buku Besar secara berkala.

III. Buku Besar terbagi menjadi Buku Besar Umum (general Ledger) dan Buku Besar Pembantu (Subsidiary Ledger). Sistem Buku Besar Umum menampilkan proses transaksi untuk Buku Besar Umum dan Siklus Pelaporan Keuangan.Buku Besar Umum sering disebut juga buku besar induk, yaitu semua perkiraan yang ada dalam suatu periode tertentu seperti kas, piutang usaha, persediaan utang usaha dan modal.Perkiraan-perkiraan ini saling berdiri sendiri dan berfungsi mengikhtisarkan pengaruh transaksi terhadap perubahan aktiva, kewajiban dan modal perusahaan.

IV.Buku Besar Pembantu sering disebut juga buku tambahan, yaitu sekelompok rekening yang khusus mencatat perincian piutang usaha dan utang usaha yang berfungsi member informasi yang lebih mendetail.


Cara Menentukan Nomor Akun:

Dalam penggolongan akun tiap-tiap jenis aktiva, kewajiban, ekuitas, pendapatan, dan beban masing-masing disediakan satu akun dan jumlah akun disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Dengan demikian, antara perusahaan yang satu dan lainnya, jumlah dan jenis akun yang diperlukan tidak sama. Semakin besar perusahaan, semakin banyak akun yang diperlukan.

Untuk mempermudah pencatatan, sebaiknya akun tersebut disusun sedemikian rupa dan diberi nomor/kode. Berdasarkan nomor tersebut bisa dikenali apakah suatu akun termasuk golongan aktiva, kewajiban, ekuitas, pendapatan, atau beban. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian nomor atau kode akun, yaitu kode akun dibuat secara sederhana dan mudah untuk diingat, kode akun harus digunakan secara konsisten, dan jika ada penambahan akun baru, usahakan jangan sampai mengubah kode yang sudah ada.

Senin, 08 Agustus 2016

Tips buat kamu yang pengen kuliah gratis!


Halo guyssss..... Hehe. Kenalin nama saya Jamilah siswa dari SMA Permata Insani Islamic School 
yang letaknya di Tangerang, Banten. Disini saya akan memberikan sedikit informasi untuk 
temen-temen yang akan mendaftarkan diri untuk kuliah. 
Tak dipungkiri, semua orang pasti pengen banget kuliah setelah lulus SMA. Tidak sedikit pula dari 
 mereka yang terpaksa menunda perkuliahannya dikarenakan kondisi ekonomi yang tidak 
mendukung. Nah, sekarang bukan jamannya lagi untuk galau-galauan soal kuliah.Apalagi hanya 
karena kondisi ekonomi yang pas-pasan. Kamu bisa kok kuliah 
gratis tanpa harus memikirkan soal biaya segala macem. Semua itu tergantung dari diri kamu 
masing-masing juga.
Saya alhamdulillah waktu sekolah SMA semua biaya sekolah dan biaya hidup gratis. Insyaa Allah 
kuliah juga saya usahakan tidak dipungut biaya sedikitpun. Caranya gimana? Yaaa kamu harus 
punya komitmen dulu dari lubuk hati yang paling dalam... Cewaaahhhh... Hahaa
Pertama, kamu harus usahakan gimana caranya supaya nilai akademikmu dari semester 1 sampai 
6 itu naik terus! Yang jelas dengan cara yang halal yaaaa tanpa nyontek. Karena nilai bagus tapi 
nyontek gak bakalan berkah cuiii. Nyesel dehhh tarr.... Percaya aja sama kemampuan diri sendiri :)
Kedua, selain bagus di akademik kamu juga perlu mengembangkan skill dan bakat kalian dengan 
mengikuti ekskul-ekskul yang udah disediain sama sekolah. Karena gak seru juga kalo 
sekolah cuman di kelas doang..hehe. 
Banyak kok manfaatnya kalo kamu bener-bener dan semua itu 
untuk diri kamu juga bukan buat orang lain kok. Jangan takut untuk selalu tampil di setiap 
ajang lomba baik tingkat sekolah maupun luar sekolah. Tapi hati-hati, jangan karena keasikan di 
ekskul kamu malah melalaikan tanggungjawab kamu di sekolah seperti ngumpulin tugas dll.
Nah, kalo misalnya kalian udah menyinkronkan antara akademik dan non-akademik insyaa Allah 
pasti kesana sananya gampang buat daftar kuliah gratis. Yakin banget dehhh. Karena persyaratan 
buat dapet beasiswa di kuliahan itu rata-rata cuman nilai rapot doang sama prestasi kalian selama 
di SMA. Untuk persyaratan yang lain kamu pasti bisa lahhh. Hanya yang dua ini butuh persiapan 
jangka panjang. Tinggal doa ajaaa yang banyak... Oke guyss sampai sini dulu yaaa.



Jumat, 29 Januari 2016

CERITA PETANG

     Ini cerita aku dan kehidupanku. Sebenarnya aku nggak tau harus mulai dari mana. Mungkin kalian 
 akan mendapatkan sedikt sebanyak hal dan pengalaman dari ceritaku ini.

Dulu, sekolah bagiku seolah-olah sebuah mimpi yang tidak mungkin pernah jadi kenyataan. 
Malah, orangtua sendiri pun tidak punya harapan untuk aku bisa sekolah. Mereka hanya 
menyarankan aku untuk bekerja, karena bagi mereka hanya dengan bekerjalah hidup masih 
bisa terus dilanjutkan.

Seiring waktu berjalan, aku melihat teman-teman dekat rumah pergi bersekolah dengan 
menggunakan seragam lengkap serta sepatu putih mengkilat. Terbesit dalam hatiku sebuah 
mimpi, bukanlah mimpi untuk menjadi dokter, pilot atau polisi. Mimpiku sederhana, aku hanya 
ingin bisa bersekolah seperti teman-teman yang lain dan mendapatkan hak yag sama seperti 
mereka. Tapi, semua itu tidak akan bisa terjadi dengan posisi sebagai anak TKI di Sabah. 

Walaupun begitu, aku tidak pernah berhenti bermimpi karena aku yakin bahwa setiap kesuksesan 
dimulai dari mimpi. Terkadang aku tidak mengerti, mengapa aku selalu tidak sejalan dengan 
pemikiran sang orangtua. Aku selalu mencoba untuk memberikan pengertian kepada mereka.
Alhasil, mereka tetap dengan pendiriannya. 

Aku bukan tipe orang yang pantang menyerah. Aku mendaftarkan diri untuk mengikuti ujian 
Paket A agar bisa masuk SMP Terbuka di negara jiran. Dengan segala keterbatasan dan 
dorongan dari guru, akhirnya aku pun mengikuti tes tersebut dan alhamdulillah berhasil. 
Aku merasa sangat senang bisa sekolah meski dengan jerih payah sendiri tanpa campur tangan 
dari siapapun. Mungkin kedengarannya agak canggung tapi memang inilah ceritaku.

Setelah tiga tahun bergelimang di SMP Terbuka, dengan segala kesungguhan dan sikap tak 
pernah menyerah meskipun banyak suka dan duka yang aku lalui akhirnya aku mendapatkan 
beasiswa untuk lanjut sekolah di tanah air sendiri. Yah, sekali lagi aku harus melaluinya sendiri. 
Mungkin ini merupakan hal yang membanggakan buat orang-orang yang hanya bisa jadi penonton. 
Okeh fix... Aku sih woles aja . Sakit si sakit tapi dikuatkan aja lah.
Bener banget pepatah yang mengatakan, bahwa semakin jauh perjalanan maka akan 
semakin luas pemandangan. Banyak sekali hal-hal baru yang aku dapatkan dan aku jadikan 
pelajaran selama aku berada di Senior High School ini. Bagiku, belajar itu tidak hanya di sekolah 
dengan duduk cantik dalam kelas. Anda salah besar ! Pelajaran yang terbaik dan termampan itu 
adalah pengalaman, ntah itu pengalaman kita maupun pengalaman dari cerita hidup orang lain. 

Hidup ini memang penuh dengan tanda tanya, dan kita tidak akan menemukan jawaban dari semua 
persoalan hidup kita jika kita hanya berhenti sampai disini. Disaat kita sedang berada di titik 
jenuh paling sulit, ingatlah ! Bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini baik benda hidup 
maupun mati atas kehendak Allah. Bahkan, dedaunan yang layu sekalipun tidak akan jatuh 
tanpa kehendak dan sepengetahuan-NYA.

Mungkin itu adalah sebab mengapa aku ada disini. Sebentar lagi aku akan mengakhiri masa-masa 
di SMA, masa-masa dimana hati bergejolak dalam setiap mengambil keputusan karena berkait 
langsung dengan masa depan. Memang, tidak ada satu orangpun yang bisa menjamin seperti apa 
kita di masa depan. Tapi, kita sebagai makhluk yang diberi kelebihan 3.954 operasi perdetik 
sudah seharunya bekerja dan berusaha demi mnegungkapkan rasa syukur kita kepada-Nya. 

Banyak hal dalam hidup ini yang ku lalui dengan sendiri. Meskipun ada mereka disampingku, tapi 
mereka tidak akan pernah paham karena pikiran manusia adalah terbatas dan sangat mudah 
untuk menilai sesuatu. Dulu, impianku hanya ingin bisa sekolah. Sekarang, ada tuntutan khusus 
yang mengaharuskan aku untuk lebih fokus untuk dibawa kemana diri ini dan akan jadi 
sosok apa kedepannya. Dan semua itu akan terjawab satu demi persatu. 

Disini, aku belajar banyak tentang kehidupan. Bagiku, hidup adalah perjuangan dan 
perjuangan butuh pengorbanan karena pengorbanan tidak ada yang sia-sia. Meskpiun aku tidak 
yakin, tapi ada sesuatu hal yang membuat aku untuk yakin dan terus bertahan. Jatuh bangun 
hanya sebagai bumbu kehidupan, yang terpenting adalah bagaiamana kita menanggapinya.

Andai aku jadi orang hebat suatu hari nanti, aku akan mengingat semua hal pahit dan manis 
yang telah aku lalui dan aku tidak akan pernah menyesal karena aku yakin bahwa semuanya akan 
indah pada waktunya.

Pesanku hanya satu , “bekerja-lah kamu seolah-olah kamu akan hidup selamanya dan 
beribadah-lah kamu seolah-olah kamu akan mati di hari esok” , intinya balance lah yaaa.

Jumat, 15 Januari 2016

MEJIKUHIBINIU


                                  

Sebut saja Meji, wanita yang terlahir dari kedua orangtua yang memiliki suku yang berbeda. Ayahnya bersuku Makassar sedangkan ibuSebut saja Meji, wanita yang terlahir dari kedua orangtua yang memiliki suku yang berbeda. Ayahnya bersuku Makassar sedangkan ibunya sendiri bersuku Mandar, sudah pasti Meji blasteran dengan julukan masar (makassar feat mandar), bukan nyasar yah.
Meji, dikenal sebagai anak yang baik dan sangat patuh pada orang tuanya. Dia selalu saja membantu orangtuanya untuk membereskan rumah bahkan bekerja. Mungkin hanya dia yang bisa diandalkan dalam keluarganya, makanya dia mahu melakukan semua itu. Dia tidak kisah jika dia tidak bisa menikmati masa mudanya bersama teman-temannya yang lain karena baginya, bersama ibu tercinta dirumah itu lebih baik dari dunia dan seisinya.
Di suatu hari, Meji sedang duduk santai bersama ibunya di halaman rumah dan berkata,
“buk, tadi kan aku jumpa dengan macik-macik di kedai terus bahas tentang sekolah anak TKI yang baru dibuka tu... Katanya ndak layak orang pasport untuk sekolah... Bagus kerja jak”.
“alah .. Tak payah la dengar kata orang,,, yang penting kau fokus jak belajar dan buktikan kalau kamu juga boleh berhasil”.
“iyalah buk”
Mendengar nasehat dan dukungan dari ibunya, Meji pun semakin semangat belajar. Bersekolah di SMP Terbuka merupakan ajang pertamanya untuk meluruskan kecetekan pemikiran para penghuni di kediamannya mengenai TKI yang hanya ditugaskan untuk bekerja dan tidak lebih dari itu, dan itu juga pasti berdampak pada psikologi anak TKI termasuk Meji sendiri. Dia ingin mematahkan persepsi orang-orang di sekelilingnya bahwa anak TKI bukan diutus untuk bekerja saja, tapi juga punya hak untuk mengemban pendidikan dan melanjutkan ke jenjang selanjutnya. Ternyata, itu dia buktikan dengan mendapatkan full scholarship untuk melanjutkan ke jenjang SMA di Bekasi. Sudah pasti itu semua itu tidak akan dia dapatkan tanpa usaha dan doa semaksimal mungkin. Semenjak itu, orang-orang sekeliling sudah tidak lagi memandang rendah akan dirinya dan mulai open minded.
Tujuh belas tahun di negara jiran, akhirnya pulang ke tanah pangkuan yang dulunya pernah dia impikan, yang dulunya hanya bisa dia lihat dan dia dengar dari mulut ke mulut dan media elektronik. Meskipun dia tidak tahu dan masih tertanya-tanya akan hal apa yang akan dihadapinya nanti, dia tetap akan melangkah terus karena dengan melangkah bahkan berlari itu lebih baik dan banyak manfaatnya daripada dia hanya berdiam diri ditempat kediamannya.
Satu pesan yang disampaikan abangnya kepadanya, “tetap semangat ! Karena kamu kesana bukan bersenang-senang melainkan berperang”. Dia tidak tahu akan makna apa yang tersirat dari pesan yang disampaikan abangnya kepadanya, mungkin saja dia akan mengetahui setelah dia mengalaminya nanti.
Pada saat keberangkatannya, ia sempat berjabat tangan dengan ahli keluarganya didampingi gurunya yang merupakan koordinator keberangkatan pada waktu itu. Meji sangat sedih pada waktu itu ketika harus berpisah dengan keluarganya terutama ibunya. Namun begitu, kesedihannyalah yang menjadi pendobrak semangatnya untuk berhijrah.
Perjalanan selama tiga hari menelusuri pulau Nunukan menuju Jakarta, terasa sebentar sekali baginya karena sibuk memerhati orang-orang sekeliling yang bertipe aneh bin ajaib, suasananya juga agak beda. Padahal itu merupakan hal biasa bagi mereka tapi kelihatan asing bagi Meji. Yang dulunya makan nasi goreng pada waktu pagi, di Indonesia malah jual nasi goreng pada waktu malam. Sangat berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di Malaysia dan Meji harus cepat beradaptasi dengan semua itu mulai dari hal terkeciL, bahasa misalnya.
Suatu hari, ketika Meji kehausan dan dia memesan air di toko alias warung.
“bang, pesan air mineral yang sejuk satu ya,”
“air sejuk,,, haha,, air dingin kali,, “ sahut sang penjual yang gigi depannya sudah copot satu sambil     tertawa.
“oh,, iya.. Air dingin,” sahutku dengan wajah bleur.
Setiap sesuatu yang terjadi merupakan pelajaran berharga bagi Meji. dMeskipun dia telah tinggal di negeri sendiri tapi seolah-olah sedang tinggal di negeri orang karena ketidakbiasaan Meji dengan budaya dan bahasa yang baru dia kenal. Namun begitu, semua itu sangat menarik bagi Meji.
Indonesia, sangat jauh luar biasa dari apa yang Meji bayangkan selama ini. Mungkin, apa yang ada di negara lain, akan ada juga di sini. Tapi, apa yang ada di sini belum tentu ada di negara lain. Tukang jahit berjalan ? Bakso berjalan ? Somay berjalan ? Bahkan babi ngepet juga ada disini. Duhhh,, kok jadi promo gini sih ? Haaa,, lu pikir la sendiri bro.
Saat tiba di bandara, Meji bertemu dan berjabat dengan enam orang perempuan yang juga mendapatkan beasiswa yang sama sepertinya. Saat itu juga, Meji mendapat tahu dari gurunya bahwa dia tidak jadi disekolahkan di Bekasi, tapi di Tangerang. Meji hanya mendengarkan dan tersenyum  karena sekolah di Tangerang atau di Bekasi tidak aan menjadi masalah besar untuknya.
Meji dan teman-temannya akhirnya langsung diarahkan ke pusat destinasi di Tangerang. Dikarenakan pada waktu itu sudah mau menjelang tengah malam, akhirnya mereka diarahkan ke rumah kos masing-masing yang tempatnya tidak jauh dari sekolah. Rumah tersebut menjadi tempat tingal sementara karena belum tersedianya asrama bagi mereka, diprediksi dalam waktu satu tahun baru asrama akan siap dibangun.
Keesokan harinya, para guru pendamping pun akhirnya pulang untuk melaksanakan tugas yang lainnya. Sedangkan mereka, yang terdiri dari tujuh orang dari wilayah yang berbeda dan otomatis memiliki prinsip yang berbeda tapi tujuan mereka tetap sama diserahkan sepenuhnya kepada Yayasan Pandu Pertiwi dalam kontrak tiga tahun.
Ketika kegiatan belajar mengajar di sekolah sudah aktif, mereka pun menjalankan tangggungjawab mereka masing-masing. Dari situ, banyak sekali hal-hal baru yang Meji dan teman-temannya dapatkan karena mereka juga sama seperti Meji, hanya saja dari latar belakang keluarga yang berbeda, otomatis akan terbentuk jati diri yang tidak sama.
Selama Meji menempuh pendidikan di SMA bersama teman seperjuangannya, banyak sekali pelajaran yang dapat diambil oleh Meji. Tidak hanya pelajaran di sekolah tapi juga pelajaran yang diambil dari sikap seseorang terhadap orang lain yang pasti akan ada timbal balik. Meji mempunyai enam sahabat yang memiliki karakter yang berbeda, sehingga mampu memberikan warna dalam hidup Meji.
Kemanapun mereka pergi, mereka selalu bersama baik dalam menghadapi hal
yang baik bahkan sampai hal yang terburuk. Ketika satu dari mereka disakiti oleh orang lain maka mereka semua akan bersatu untuk melindungi sahabatnya.
Begitulah yang mereka lakukan pada sahabat mereka. Darni dengan postur tubuh yang tinggi, berkulit hitam manis dan mempunyai sepasang mata yang sipit ala Angelina Jolley. Dia sangat tertutup dengan orang lain, mungkin saja dia tidak ingin memiliki rasa percaya terhadap orang lain karena pernah dikhinati ? akan tetapi sangat manja dengan orang yang dekat dengannya juga sangat berpengalaman tentang cinta. Satu hal lagi mengenainya, dia lebih menyukai warna biru.
“Aku bercita-cita ingin menjadi dosen Matematika suatu hari nanti, “ katanya ketika ditanya pada saat introducing di kelas.
Ternyata Darni, salah satu dari mereka terlibat dalam percintaan dengan salah satu senior yang ada di sekolah, sebut saja si X. Mereka yang awalnya bahagia namun berakhir derita akibat kecurangan sang X. Semenjak itu, mereka tidak menyukai si X karena telah menyakiti sahabat mereka. Dan mereka juga menasehati Darni agar tidak dulu melakukan yang namanya pacaran, dan dia pun akhrinya menerima. Itu artinya Tuhan tidak salah lagi jika melarang ummatNya untuk pacaran karena bukan hal yang membawa pada kemaslahatan melainkan kemusnahan. Hal tersebut menjadi pelajaran buat mereka bertujuh bahwa pacaran bukan hal yang baik. Bagi mereka yang ingin merasakan derita karena terlalu sering bahagia maka dipersilahkan pacaran.
Dewi, merupakan leader dari mereka bertujuh. Berkulit kuning pucat dan sangat menyukai warna pink alias merah jambu. Orangnya lemah lembut akan tetapi sosoknya akan berubah menjadi harimau ketika marah karena agak kurang dalam mengendalikan emosi. Itulah manusia, dibalik kelebihan pasti ada kekurangan. Dari dulu dia bercita-cita ingin menjadi penegak hukum atau bahasa alay-nya lawyer. Dia juga master dalam hal dekorasi dan sangat alergi dengan coklat plus buah-buahan apalagi udang. Padahal rugi banget bagi mereka yang tidak bisa menikmati  makanan itu semua. Dewi punya teman satu sekolah waktu SMP, namanya Hayati dan Ika.
Hayati, yang bertipe kasar namun dalam hatinya terdapat taman bunga yang indah nan mekar, orangnya sangat detail akan sesuatu. Berbadan tinggi ala Taylor Swift akan tetapi tidak suka menggunakan baju kebaya karena takut dibilang cantik. Meskipun matanya minus tujuh sejak SMP, tidak akan mematahkan cita-citanya untuk bisa memasuki Akuntansi STAN.
Beda halnya dengan Ika, berbadan tidak tinggi dan berkulit kuning langsat. Memiliki bola mata yang indah sehingga mendapat julukan dari Meji sebagai “Brey” singkatan dari brown eye. Dia bercita-cita ingin menjadi Dokter spesialis mata dan merupakan yang termuda diantara mereka bertujuh selain Sabariah. Dia mempunyai kucing peliharaan yang dinamakan “bebebs”, ntah dari mana nama itu berasal. Mungkin saja itu nama gabungan dari dia dan pacarnya. Bebebs sangat bahagia dirawat oleh sosok sebaik Ika. Namun, malang sekali nasib sang Bebebs. Bebebs sudah tidak dipedulikan lagi semenjak Ika putus dengan pacarnya. Bebebs yang dulunya gemuk menjadi kurus, yang dulunya fit menjadi tak bertenaga,yang dulunya imut menjadi menyampah dan yang dulunya bebebs menjadi bla bla bla.
Sabariah, biasa dipanggil Sabar. Orang paling cengeng di antara mereka bertujuh, akan tetapi dia mempunyai kekuatan doa yang tak tertanding antar mereka bertujuh. Bersaiz sepatu 28 serta memiliki bibir seksi nan imut ala barbie. Pernah disinggung sekali oleh guru PAI di sekolah mengenai bibirnya yang seksi, akan tetapi Sabar tidak pernah menyombongkan diri akan bibir seksi yang dimilikinya yang sangat mirip sekali dengan bibir Jaclyn Victor. Dia punya cita-cita ingin menjadi an english teacher bahkan lebih dari itu. Dia juga sangat suka akan suatu hal yang bertekstur ungu. Kata orang-orang, ntah orangnya siapa, bahwa warna ungu adalah warna janda. Tidak tahu kenapa warna ungu mendapat gelar seperti itu. Mungkin Sabar lebih tahu jawabannya.
Salina, pemilik akun facebook “xii eiiyna ladyz charleydaxx” juga merupakan salah satu dari mereka. Berbadan kurus dan berkulit sawo matang serta menyukai warna merah jambu sama seperti Dewi. Bertipe periang akan tetapi seringkali overdosis sampai-sampai tidak tahu menempatkan akan rasa riangnya. Dia pernah bercerita kepada Meji, bahwa dia sangat nge-fans sama Justin Bieber, penyanyi terkenal. Sehingga dia rela mengubah namanya menjadi Selena Gomez karena pacar Justin pada waktu itu adalah Selena dan dia ingin seolah-olah menjadi pacar Justin. Namun, sangat disayangkan sekali ketika Justin putus dengan Selena sehingga Salina mengubah namanya menjadi “Salina Sudah Lelah”. Meski seringkali Dia gagal dan gagal dalam bercinta, dia tidak pernah putus asa untuk menemukan cinta sejatinya dan kini menjadi ahli dalam bercinta. Guru, meski tampak sederhana namun guru adalah cita-cita yang mulia. Begitu juga yang dilakukan Salina, ingin menjadi guru Geografi suatu hari nanti agar dapat membangun bangsa terutama kerabat dan keluarga. Satu hal yang membuat dia kuat menjalani hidup adalah dia tidak memperdulikan akan apa yang dikatakan orang lain tentangnya, karena dia mempunyai tujuan hidup yang lebih jelas daripada para haters yang membencinya.
Banyak hal yang membuat Meji terkagum dengan sahabat-sahabatnya. Bahkan, Meji menginginkan agar setiap hal positif yang ada pada sahabatnya akan terpatri dalam dirinya juga. Meji adalah sosok anak yang suka bercermin dari suatu hal dan suka meniru akan hal-hal positif yang nantinya akan menghasilkan inovasi baru. Dan semua itu dia dapatkan dari sahabtanya, tidak hanya disekolah dengan duduk manis di kelas dengan buku diatas meja.
Meji ingin menjadi seseorang yang kuat seperti sahabatnya Darni, kuat dalam menghadapi masalah keluarga dan juga tahan hati akan setiap cemoohan yang dilemparkan orang lain kepadanya. Baginya semua itu merupakan pembakar semangatnya untuk terus mencapai cita-citanya.
Meji ingin menjadi sosok yang penyayang seperti sahabatnya Dewi, yang selalu mengedepankan naluri hati akan tetapi Meji harus bisa mengendalikan emosi ketika marah agar tidak seperti sahabatnya.
Meji ingin seperti Hayati yang selalu tegas akan sesuatu akan tetapi tahu menempatkan juga. Meskipun begitu, Meji sangat salut dengan sahabatnya yang satu ini karena walaupun dia berkarakter keras namun masih punya sisi kebaikan di lubuk hatinya yang paling dalam.
Disaat Meji sedang ditimpa masalah, Mej selalu teringat akan sahabatnya Ika yang selalu tabah dalam menghadapi setiap masalah. Ika merupakan orang yang jarang sekali menangis karenadia tidak ingin kelihatan lemah dihadapan orang lain bahkan dihadapan dirinya sendiri. Dengan begitu, Meji akan cuba untuk lebih kuat dan tabah seperti Ika.
Meji ingin menjadi seperti sahabatnya Sabariah yang selalu tegar dengan kekuatan doanya. Karena, kesuksesan baginya tidak akan ada arti tanpa doa. Begitu juga Salina, yang selalu tegar dalam menghadapi haters dan tidak pernah ada kata putus asa bagi dirinya.
Dengan sahabat yang multitalent dan supergirl yang dimiliki Meji, membuatkan dia lebih kuat dalam menghadapi hidup meski orangtua tidak berada disampingnya. Baginya, dia tidak perlu melihat akan siapa yang menyampaikan suatu kebaikan melainkan apa yang akan disampaikan.
Seketika, Meji teringat akan pesan abangnya dan baru memahaminya sekarang bahwa hijrahnya Meji dalam rangka menuntut ilmu bukanlah untuk hiburan dan bersenang-senang melainkan sebuah peperangan. Berperang untuk melawan ego diri sendiri, berperang untuk melawan rasa malas dalam diri, berperang untuk menjadi lebih baik dengan meninggalkan kebiasaan yang lama yang memang tidak pantas untuk dibawa ke masa depan. Dengan begitu, Meji akan bisa membawa dirinya untuk secara tidak langsung menjadi tauladan yang baik bagi orang lain. Itulah impian Meji yang sesungguhnya.
Setelah beberapa tahun kemudian,berkat dorongan dari keluarga dan sahabatnya, Meji kini menjadi sosok wanita yang berjaya dan sukses. Bukan sukses daripada orang lain, tapi dia telah sukses menaklukkan dirinya sendiri untuk lebih baik dari kemarin dan bisa berguna bagi orang lain.
-sekian-

nya sendiri bersuku Mandar, sudah pasti Meji blasteran dengan julukan masar (makassar feat mandar), bukan nyasar yah.
Meji, dikenal sebagai anak yang baik dan sangat patuh pada orang tuanya. Dia selalu saja membantu orangtuanya untuk membereskan rumah bahkan bekerja. Mungkin hanya dia yang bisa diandalkan dalam keluarganya, makanya dia mahu melakukan semua itu. Dia tidak kisah jika dia tidak bisa menikmati masa mudanya bersama teman-temannya yang lain karena baginya, bersama ibu tercinta dirumah itu lebih baik dari dunia dan seisinya.
Di suatu hari, Meji sedang duduk santai bersama ibunya di halaman rumah dan berkata,
“buk, tadi kan aku jumpa dengan macik-macik di kedai terus bahas tentang sekolah anak TKI yang baru dibuka tu... Katanya ndak layak orang pasport untuk sekolah... Bagus kerja jak”.
“alah .. Tak payah la dengar kata orang,,, yang penting kau fokus jak belajar dan buktikan kalau kamu juga boleh berhasil”.
“iyalah buk”
Mendengar nasehat dan dukungan dari ibunya, Meji pun semakin semangat belajar. Bersekolah di SMP Terbuka merupakan ajang pertamanya untuk meluruskan kecetekan pemikiran para penghuni di kediamannya mengenai TKI yang hanya ditugaskan untuk bekerja dan tidak lebih dari itu, dan itu juga pasti berdampak pada psikologi anak TKI termasuk Meji sendiri. Dia ingin mematahkan persepsi orang-orang di sekelilingnya bahwa anak TKI bukan diutus untuk bekerja saja, tapi juga punya hak untuk mengemban pendidikan dan melanjutkan ke jenjang selanjutnya. Ternyata, itu dia buktikan dengan mendapatkan full scholarship untuk melanjutkan ke jenjang SMA di Bekasi. Sudah pasti itu semua itu tidak akan dia dapatkan tanpa usaha dan doa semaksimal mungkin. Semenjak itu, orang-orang sekeliling sudah tidak lagi memandang rendah akan dirinya dan mulai open minded.
Tujuh belas tahun di negara jiran, akhirnya pulang ke tanah pangkuan yang dulunya pernah dia impikan, yang dulunya hanya bisa dia lihat dan dia dengar dari mulut ke mulut dan media elektronik. Meskipun dia tidak tahu dan masih tertanya-tanya akan hal apa yang akan dihadapinya nanti, dia tetap akan melangkah terus karena dengan melangkah bahkan berlari itu lebih baik dan banyak manfaatnya daripada dia hanya berdiam diri ditempat kediamannya.
Satu pesan yang disampaikan abangnya kepadanya, “tetap semangat ! Karena kamu kesana bukan bersenang-senang melainkan berperang”. Dia tidak tahu akan makna apa yang tersirat dari pesan yang disampaikan abangnya kepadanya, mungkin saja dia akan mengetahui setelah dia mengalaminya nanti.
Pada saat keberangkatannya, ia sempat berjabat tangan dengan ahli keluarganya didampingi gurunya yang merupakan koordinator keberangkatan pada waktu itu. Meji sangat sedih pada waktu itu ketika harus berpisah dengan keluarganya terutama ibunya. Namun begitu, kesedihannyalah yang menjadi pendobrak semangatnya untuk berhijrah.
Perjalanan selama tiga hari menelusuri pulau Nunukan menuju Jakarta, terasa sebentar sekali baginya karena sibuk memerhati orang-orang sekeliling yang bertipe aneh bin ajaib, suasananya juga agak beda. Padahal itu merupakan hal biasa bagi mereka tapi kelihatan asing bagi Meji. Yang dulunya makan nasi goreng pada waktu pagi, di Indonesia malah jual nasi goreng pada waktu malam. Sangat berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di Malaysia dan Meji harus cepat beradaptasi dengan semua itu mulai dari hal terkeciL, bahasa misalnya.
Suatu hari, ketika Meji kehausan dan dia memesan air di toko alias warung.
“bang, pesan air mineral yang sejuk satu ya,”
“air sejuk,,, haha,, air dingin kali,, “ sahut sang penjual yang gigi depannya sudah copot satu sambil     tertawa.
“oh,, iya.. Air dingin,” sahutku dengan wajah bleur.
Setiap sesuatu yang terjadi merupakan pelajaran berharga bagi Meji. dMeskipun dia telah tinggal di negeri sendiri tapi seolah-olah sedang tinggal di negeri orang karena ketidakbiasaan Meji dengan budaya dan bahasa yang baru dia kenal. Namun begitu, semua itu sangat menarik bagi Meji.
Indonesia, sangat jauh luar biasa dari apa yang Meji bayangkan selama ini. Mungkin, apa yang ada di negara lain, akan ada juga di sini. Tapi, apa yang ada di sini belum tentu ada di negara lain. Tukang jahit berjalan ? Bakso berjalan ? Somay berjalan ? Bahkan babi ngepet juga ada disini. Duhhh,, kok jadi promo gini sih ? Haaa,, lu pikir la sendiri bro.
Saat tiba di bandara, Meji bertemu dan berjabat dengan enam orang perempuan yang juga mendapatkan beasiswa yang sama sepertinya. Saat itu juga, Meji mendapat tahu dari gurunya bahwa dia tidak jadi disekolahkan di Bekasi, tapi di Tangerang. Meji hanya mendengarkan dan tersenyum  karena sekolah di Tangerang atau di Bekasi tidak aan menjadi masalah besar untuknya.
Meji dan teman-temannya akhirnya langsung diarahkan ke pusat destinasi di Tangerang. Dikarenakan pada waktu itu sudah mau menjelang tengah malam, akhirnya mereka diarahkan ke rumah kos masing-masing yang tempatnya tidak jauh dari sekolah. Rumah tersebut menjadi tempat tingal sementara karena belum tersedianya asrama bagi mereka, diprediksi dalam waktu satu tahun baru asrama akan siap dibangun.
Keesokan harinya, para guru pendamping pun akhirnya pulang untuk melaksanakan tugas yang lainnya. Sedangkan mereka, yang terdiri dari tujuh orang dari wilayah yang berbeda dan otomatis memiliki prinsip yang berbeda tapi tujuan mereka tetap sama diserahkan sepenuhnya kepada Yayasan Pandu Pertiwi dalam kontrak tiga tahun.
Ketika kegiatan belajar mengajar di sekolah sudah aktif, mereka pun menjalankan tangggungjawab mereka masing-masing. Dari situ, banyak sekali hal-hal baru yang Meji dan teman-temannya dapatkan karena mereka juga sama seperti Meji, hanya saja dari latar belakang keluarga yang berbeda, otomatis akan terbentuk jati diri yang tidak sama.
Selama Meji menempuh pendidikan di SMA bersama teman seperjuangannya, banyak sekali pelajaran yang dapat diambil oleh Meji. Tidak hanya pelajaran di sekolah tapi juga pelajaran yang diambil dari sikap seseorang terhadap orang lain yang pasti akan ada timbal balik. Meji mempunyai enam sahabat yang memiliki karakter yang berbeda, sehingga mampu memberikan warna dalam hidup Meji.
Kemanapun mereka pergi, mereka selalu bersama baik dalam menghadapi hal
yang baik bahkan sampai hal yang terburuk. Ketika satu dari mereka disakiti oleh orang lain maka mereka semua akan bersatu untuk melindungi sahabatnya.
Begitulah yang mereka lakukan pada sahabat mereka. Darni dengan postur tubuh yang tinggi, berkulit hitam manis dan mempunyai sepasang mata yang sipit ala Angelina Jolley. Dia sangat tertutup dengan orang lain, mungkin saja dia tidak ingin memiliki rasa percaya terhadap orang lain karena pernah dikhinati ? akan tetapi sangat manja dengan orang yang dekat dengannya juga sangat berpengalaman tentang cinta. Satu hal lagi mengenainya, dia lebih menyukai warna biru.
“Aku bercita-cita ingin menjadi dosen Matematika suatu hari nanti, “ katanya ketika ditanya pada saat introducing di kelas.
Ternyata Darni, salah satu dari mereka terlibat dalam percintaan dengan salah satu senior yang ada di sekolah, sebut saja si X. Mereka yang awalnya bahagia namun berakhir derita akibat kecurangan sang X. Semenjak itu, mereka tidak menyukai si X karena telah menyakiti sahabat mereka. Dan mereka juga menasehati Darni agar tidak dulu melakukan yang namanya pacaran, dan dia pun akhrinya menerima. Itu artinya Tuhan tidak salah lagi jika melarang ummatNya untuk pacaran karena bukan hal yang membawa pada kemaslahatan melainkan kemusnahan. Hal tersebut menjadi pelajaran buat mereka bertujuh bahwa pacaran bukan hal yang baik. Bagi mereka yang ingin merasakan derita karena terlalu sering bahagia maka dipersilahkan pacaran.
Dewi, merupakan leader dari mereka bertujuh. Berkulit kuning pucat dan sangat menyukai warna pink alias merah jambu. Orangnya lemah lembut akan tetapi sosoknya akan berubah menjadi harimau ketika marah karena agak kurang dalam mengendalikan emosi. Itulah manusia, dibalik kelebihan pasti ada kekurangan. Dari dulu dia bercita-cita ingin menjadi penegak hukum atau bahasa alay-nya lawyer. Dia juga master dalam hal dekorasi dan sangat alergi dengan coklat plus buah-buahan apalagi udang. Padahal rugi banget bagi mereka yang tidak bisa menikmati  makanan itu semua. Dewi punya teman satu sekolah waktu SMP, namanya Hayati dan Ika.
Hayati, yang bertipe kasar namun dalam hatinya terdapat taman bunga yang indah nan mekar, orangnya sangat detail akan sesuatu. Berbadan tinggi ala Taylor Swift akan tetapi tidak suka menggunakan baju kebaya karena takut dibilang cantik. Meskipun matanya minus tujuh sejak SMP, tidak akan mematahkan cita-citanya untuk bisa memasuki Akuntansi STAN.
Beda halnya dengan Ika, berbadan tidak tinggi dan berkulit kuning langsat. Memiliki bola mata yang indah sehingga mendapat julukan dari Meji sebagai “Brey” singkatan dari brown eye. Dia bercita-cita ingin menjadi Dokter spesialis mata dan merupakan yang termuda diantara mereka bertujuh selain Sabariah. Dia mempunyai kucing peliharaan yang dinamakan “bebebs”, ntah dari mana nama itu berasal. Mungkin saja itu nama gabungan dari dia dan pacarnya. Bebebs sangat bahagia dirawat oleh sosok sebaik Ika. Namun, malang sekali nasib sang Bebebs. Bebebs sudah tidak dipedulikan lagi semenjak Ika putus dengan pacarnya. Bebebs yang dulunya gemuk menjadi kurus, yang dulunya fit menjadi tak bertenaga,yang dulunya imut menjadi menyampah dan yang dulunya bebebs menjadi bla bla bla.
Sabariah, biasa dipanggil Sabar. Orang paling cengeng di antara mereka bertujuh, akan tetapi dia mempunyai kekuatan doa yang tak tertanding antar mereka bertujuh. Bersaiz sepatu 28 serta memiliki bibir seksi nan imut ala barbie. Pernah disinggung sekali oleh guru PAI di sekolah mengenai bibirnya yang seksi, akan tetapi Sabar tidak pernah menyombongkan diri akan bibir seksi yang dimilikinya yang sangat mirip sekali dengan bibir Jaclyn Victor. Dia punya cita-cita ingin menjadi an english teacher bahkan lebih dari itu. Dia juga sangat suka akan suatu hal yang bertekstur ungu. Kata orang-orang, ntah orangnya siapa, bahwa warna ungu adalah warna janda. Tidak tahu kenapa warna ungu mendapat gelar seperti itu. Mungkin Sabar lebih tahu jawabannya.
Salina, pemilik akun facebook “xii eiiyna ladyz charleydaxx” juga merupakan salah satu dari mereka. Berbadan kurus dan berkulit sawo matang serta menyukai warna merah jambu sama seperti Dewi. Bertipe periang akan tetapi seringkali overdosis sampai-sampai tidak tahu menempatkan akan rasa riangnya. Dia pernah bercerita kepada Meji, bahwa dia sangat nge-fans sama Justin Bieber, penyanyi terkenal. Sehingga dia rela mengubah namanya menjadi Selena Gomez karena pacar Justin pada waktu itu adalah Selena dan dia ingin seolah-olah menjadi pacar Justin. Namun, sangat disayangkan sekali ketika Justin putus dengan Selena sehingga Salina mengubah namanya menjadi “Salina Sudah Lelah”. Meski seringkali Dia gagal dan gagal dalam bercinta, dia tidak pernah putus asa untuk menemukan cinta sejatinya dan kini menjadi ahli dalam bercinta. Guru, meski tampak sederhana namun guru adalah cita-cita yang mulia. Begitu juga yang dilakukan Salina, ingin menjadi guru Geografi suatu hari nanti agar dapat membangun bangsa terutama kerabat dan keluarga. Satu hal yang membuat dia kuat menjalani hidup adalah dia tidak memperdulikan akan apa yang dikatakan orang lain tentangnya, karena dia mempunyai tujuan hidup yang lebih jelas daripada para haters yang membencinya.
Banyak hal yang membuat Meji terkagum dengan sahabat-sahabatnya. Bahkan, Meji menginginkan agar setiap hal positif yang ada pada sahabatnya akan terpatri dalam dirinya juga. Meji adalah sosok anak yang suka bercermin dari suatu hal dan suka meniru akan hal-hal positif yang nantinya akan menghasilkan inovasi baru. Dan semua itu dia dapatkan dari sahabtanya, tidak hanya disekolah dengan duduk manis di kelas dengan buku diatas meja.
Meji ingin menjadi seseorang yang kuat seperti sahabatnya Darni, kuat dalam menghadapi masalah keluarga dan juga tahan hati akan setiap cemoohan yang dilemparkan orang lain kepadanya. Baginya semua itu merupakan pembakar semangatnya untuk terus mencapai cita-citanya.
Meji ingin menjadi sosok yang penyayang seperti sahabatnya Dewi, yang selalu mengedepankan naluri hati akan tetapi Meji harus bisa mengendalikan emosi ketika marah agar tidak seperti sahabatnya.
Meji ingin seperti Hayati yang selalu tegas akan sesuatu akan tetapi tahu menempatkan juga. Meskipun begitu, Meji sangat salut dengan sahabatnya yang satu ini karena walaupun dia berkarakter keras namun masih punya sisi kebaikan di lubuk hatinya yang paling dalam.
Disaat Meji sedang ditimpa masalah, Mej selalu teringat akan sahabatnya Ika yang selalu tabah dalam menghadapi setiap masalah. Ika merupakan orang yang jarang sekali menangis karenadia tidak ingin kelihatan lemah dihadapan orang lain bahkan dihadapan dirinya sendiri. Dengan begitu, Meji akan cuba untuk lebih kuat dan tabah seperti Ika.
Meji ingin menjadi seperti sahabatnya Sabariah yang selalu tegar dengan kekuatan doanya. Karena, kesuksesan baginya tidak akan ada arti tanpa doa. Begitu juga Salina, yang selalu tegar dalam menghadapi haters dan tidak pernah ada kata putus asa bagi dirinya.
Dengan sahabat yang multitalent dan supergirl yang dimiliki Meji, membuatkan dia lebih kuat dalam menghadapi hidup meski orangtua tidak berada disampingnya. Baginya, dia tidak perlu melihat akan siapa yang menyampaikan suatu kebaikan melainkan apa yang akan disampaikan.
Seketika, Meji teringat akan pesan abangnya dan baru memahaminya sekarang bahwa hijrahnya Meji dalam rangka menuntut ilmu bukanlah untuk hiburan dan bersenang-senang melainkan sebuah peperangan. Berperang untuk melawan ego diri sendiri, berperang untuk melawan rasa malas dalam diri, berperang untuk menjadi lebih baik dengan meninggalkan kebiasaan yang lama yang memang tidak pantas untuk dibawa ke masa depan. Dengan begitu, Meji akan bisa membawa dirinya untuk secara tidak langsung menjadi tauladan yang baik bagi orang lain. Itulah impian Meji yang sesungguhnya.
Setelah beberapa tahun kemudian,berkat dorongan dari keluarga dan sahabatnya, Meji kini menjadi sosok wanita yang berjaya dan sukses. Bukan sukses daripada orang lain, tapi dia telah sukses menaklukkan dirinya sendiri untuk lebih baik dari kemarin dan bisa berguna bagi orang lain.
-sekian-